Hamil Kembar Sehat Dan Aman

“Di usia kehamilan 6 bulan, kaki saya bengkak dan saya pun mengalami tekanan darah tinggi, tetapi janin saya baik-baik saja. Di usia kehamilan 7 bulan, bengkak kaki makin menjadi dan tensi enggak turun. Dokter menyarankan saya dirawat di rumah sakit. Setelah tiga hari dirawat, bengkak kaki hilang dan tensi kembali normal. Tapi, dua hari kemudian, kaki bengkak lagi sampai saya sulit jalan.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Ibu bilang, mungkin ini tanda akan melahirkan. Saya telepon dokter, diminta datang Senin pagi, karena besok Minggu. Tapi, di Minggu pukul 3 pagi, saya perdarahan. Saya di minta dokter datang ke klinik, ternyata sudah bukaan dua,” cerita Yossi. Mama, itu salah satu risiko dari kehamilan kembar. Preeklamsia atau tekanan darah tinggi saat hamil merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ba nyak terjadi pada kehamilan kembar. Risiko komplikasi lainnya, di antaranya anemia dan keguguran. Namun, jangan khawatir, tak semua mama dengan ke ha milan kembar akan mengalami risiko tersebut.

 

Bahkan, keluhan yang umum dirasakan para mamil, semisal sulit tidur dan sakit pinggang, juga bisa tak terjadi. Magdalena bercerita, berat badannya naik 15 kg saat hamil si kembar. “Banyak teman bertanya, ‘Berat enggak bawa dua calon bayi dalam perut?’ Saya jawab, ‘Tidak.’ Saya juga tidak merasa sakit pinggang, sulit tidur, atau lainnya,” papar mama seorang anak lelaki dan dua anak perempuan kembar ini. Hanya saja, saat usia kehamilan 8 bulan, berat masing-masing janinnya baru 1,8 kg.

“Segala cara agar berat mereka bertambah saya lakukan, dari makan es krim, puding, telur, dan lain-lain,” lanjutnya. “Syukurlah, di usia kehamilan 9 bulan, berat mereka sudah di atas 2 kg.” TIDAK SELALU PREMATUR & SESAR Ibarat tanah kavling yang luasnya 500 m2 untuk satu rumah, tapi malah dijadikan untuk dua rumah, tentuukuran rumah akan terbagi menjadi separuhnya. Artinya, bila Mama hamil normal dengan bayi berat lahir antara 2.500—4,000 g, maka akan dibagi dua.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

This entry was posted in Parenting. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *